..

Cara Terbaru Memasang Google Analytics di Blogspot Dari Universal Analytics ke Google Analytics 4 (GA4)

Posting Komentar

Halo sahabat Maya semuanya … siapa disini yang belum memasang Google Analytics? Atau masih pakai GA UA? Sebenarnya, obrolan terkait Google Analytics Universal (GA UA) sudah jadi topik dari beberapa bulan yang lalu. Dimana fungsi biasanya bloggger gunakan untuk mengetahui laporan trafik dalam waktu tertentu dan akan segera beralih ke Google Analytics 4 (GA4) Terbaru. Berikut saya akan paparkan bagaimana cara terbaru memasang google analytics di blogspot dari universal analytics ke google analytics 4(GA4).Meski awalnya hanya tenang saja. Namun lambat laun saya pun juga ikut mempelajari beberapa postingan tentang Google Analytics 4 dari artikel yang ditulis para blogger. Walau sebenarnya tertatih-tatih. Mengikuti tutorial, tanpa paham lebih dalam dari langkah-langkah tersebut, nah… kalau bulan karena kelas ODOP nih, mungkin artikel ini gak akan saya buat dan saya pun gak akan pernah mau belajar sahabat, hebat banget kan kelas ODOP ini.

Sedikit saya kasih gambaran tentang kelas ODOP ini ya sahabat, alasan yang membuat saya memutuskan ikut kelas ini karena beberapa hal seperti di bawah ini, di antaranya:
Mengambil manfaat ilmu yang mungkin tidak bisa saya peroleh saat belajar secara otodidak
Dengan belajar dari awal membuat diri bisa lebih paham lagi dan bagaimana penjelasannya
Khawatir ada yang tidak saya ketahui ketika belajar sendiri dan bisa ditanyakan kepada yang lebih mengerti
Sama-sama ikut belajar dan berproses mengikuti kelas bersama blogger
Belajar berkomitmen dan konsisten mengikuti kelas

Yang penasaran sama kelasnya, tunggu aja ya, tiap tahun ada kok. Sekarang kita bahas dulu tentang GA 4 ya …

Apa itu GA4?

Google Analytics 4 (GA4) adalah versi terbaru Google Analytics. Hal ini dirancang untuk membantu bisnis dan pemilik situs web memahami audiens online mereka, melacak perilaku pengguna, dan mengukur efektivitas upaya pemasaran mereka. GA4 memperkenalkan beberapa fitur baru dan peningkatan dibandingkan versi sebelumnya, Universal Analytics (UA).
 
Mengenal GA4

Ada beberapa area utama yang membuat GA4 sangat berbeda dari pendahulunya.
Sejak lama, analitik berfokus untuk membantu sahabat mengukur metric web desktop dan data analisis seluler hampir tidak lagi menjadi perhatian. Google Analytics 4 mengubah pendekatan tersebut dengan membantu sahabat menyatukan beberapa jenis properti ke dalam perjalanan pengguna tunggal.

Dengan Google Analytics 4, sahabat dapat melihat pengukuran untuk situs web dan aplikasi seluler, sahabat juga dapat memperoleh wawasan dari algoritme pembelajaran mesin tentang cara mengoptimalkan properti tersebut. Aspek penting lainnya dari Google Analytics 4 adalah ia tidak hanya mengandalkan cookie, tetapi juga menawarkan peningkatan penekanan pada privasi pengguna.

“Universal Analytics dibuat untuk generasi pengukuran online yang tertanam di web desktop, sesi independen, dan data yang lebih mudah diamati dari cookie. Metodologi pengukuran ini dengan cepat menjadi usang.”

Bisa dibilang, salah satu pendorong utama perubahan cara Google Analytics mengumpulkan data berasal dari Peraturan Perlindungan Data Umum (GDPR). GDPR berdampak besar pada cara situs web dan platform mengumpulkan dan menyimpan data pengguna secara legal.
 
Apa Perbedaan Antara Universal Analytics dan GA4?
Singkatnya, ada banyak perubahan, fitur baru, serta tips dan trik baru yang perlu dipelajari. Jika sahabat seorang profesional UA tetapi tidak yakin apa yang diharapkan dengan GA4, inilah yang berubah.
 
GA4 Memiliki Dasbor yang Sepenuhnya Baru
Perubahan yang paling nyata (bahkan pengguna pemula dan pengguna baru pun mungkin langsung menyadarinya) adalah GA4 memiliki dasbor yang benar-benar baru. Ini sedikit lebih sederhana dibandingkan UA, laporan di halaman utama lebih sedikit, dan sahabat memiliki bilah menu baru di sebelah kiri tempat sahabat dapat bernavigasi ke Beranda, Laporan, Jelajahi, Periklanan, Konfigurasi, dan Perpustakaan.
 
GA4 Menggunakan Model Data Berbasis Peristiwa
Perubahan besar lainnya adalah model data berbasis peristiwa GA4, yang memungkinkan pelacakan interaksi pengguna di situs web dan aplikasi menjadi lebih fleksibel dan mendetail. Peristiwa adalah tindakan yang diambil oleh pengguna, seperti tayangan laman, klik, pemutaran video, pengiriman formulir, dan lainnya. Model ini memberikan pandangan yang lebih komprehensif tentang keterlibatan pengguna di berbagai platform.

Pelacakan peristiwa berarti banyak metrik baru seperti atribusi, demografi, dan banyak lagi. Meskipun sahabat masih dapat melihat pelaporan tingkat sesi, hal ini memungkinkan sahabat mengelompokkan semuanya berdasarkan interaksi, sehingga memberikan laporan yang lebih detail dan mendalam.
 
GA4 Menawarkan Pelacakan Lintas Platform yang Ditingkatkan

GA4 menggabungkan data situs dan aplikasi ke dalam satu properti, memungkinkan bisnis melacak interaksi pengguna di berbagai platform dan perangkat. Tampilan terpadu ini membantu memahami perilaku pengguna sepanjang perjalanan mereka, dari web ke aplikasi atau sebaliknya. Ini berarti kemampuan untuk melacak pengalaman pengguna di seluruh siklus hidup mulai dari akuisisi hingga interaksi, monetisasi, dan retensi di berbagai platform.

Nah, setelah sahabat mengenal dan memahami apa itu GA 4, kita akan lanjut bagaimana cara memasangnya. Sebenarnya, tata cara pemasangan Google Analytics terbaru ini tidak jauh berbeda dengan saat membuat akun di Google Analytics lama, atau GA UA. Yang membedakan hanya keterlibatan Google Tag Manager dalam prosesnya.

Yuk persiapkan, lets go …. Untuk alurnya kurang lebih seperti ini:
 
Buat akun di Properti Google Analytics 4 (GA4)
Buat akun dan properti di Google Tag Manager (GTM)
Copy Paste kode yang diminta untuk dipasang di Template Blog
Menambahkan Tag Baru ke Google Tag Manager
Cek Koneksi di Google Tag Assistant
Cek Keberhasilan instalasi’

Meski demikian, saya akan membagi beberapa langkah supaya sahabat lebih mudah dalam proses instalasi Google Analytics 4 nya.

Buat Akun / Properti di Google Analytics 4

Pertama, sahabat akses laman Google Analytics https://analytics.google.com/

Kemudian, Pilih fitur ‘Admin’ dengan icon “gerigi” di bagian bawah sendiri.

Pilih “Asisten Penyiapan GA4”

Klik “Buat Properti” atau “Create Property” di atas tulisan Asisten Penyiapan GA4

 

Kemudian, isi beberapa data yang diperlukan dari tahapan pembuatan properti tersebut, seperti:

· Buat Properti : Isi Nama Properti dengan nama blog, tentukan Zona Waktu, dan Mata Uang

 

· Jelaskan Bisnis sahabat : Isi Detail bisnis yang termasuk kategori apa. Tinggal pilih salahsatu yang sesuai. Kemudian tentukan ukuran bisnis, lalu pilih “Kecil”


 
· Pilih Tujuan Bisnis sahabat : Disini kamu diminta untuk pilih 2 dari 5 tujuan tersebut. Yaitu yang nomor 1 (Memperoleh Prospek) dan nomor 3 (Meningkatkan Brand Awareness”


· Mulai mengumpulkan data : Hanya dipilih satu platform saja ya. Yaitu “Web”. Hal ini karena situs kita tidak terdapat aplikasi untuk androind maupun iOS.


 Begitu selesai tahapan pembuatannya, tinggal siapkan aliran data/ data streams akun property sahabat. Caranya dengan mengisi URL situs dan juga nama blog sahabat

Jika telah selesai diisi, baru klik “Buat Aliran Data” yang ada di bawahnya, selesai 


Langkah pertama sudah dilalui dengan baik. Untuk itu kita bersiap-siap menuju angkah selanjutnya.

Selanjutnya, Buat Akun atau Properti di Google Tag Manager

Pertama, Buka situs https://tagmanager.google.com/

Kemudian Pilih “Create Account” untuk membuat properti akun di Google Tag Manager

Isi data yang diperlukan untuk penambahan akun baru

Mulai dari isi “Account Setup” diisi dengan nama blog

Untuk Country, pilih Indonesia

Bagian kolom container setup diisi dengan container name atau alamat blog

Di bawahnya ada Target Platform, pilih “Web”

Tekan Create untuk lanjut pembuatan akun baru di Google Tag Manager



Berikutnya: Copy Paste Parsing Kode di Template Blog
 
Setelah proses pembuatan akun berhasil, maka akan muncul pop up baru yang berisi informasi persyaratan
Sahabat cukup centang pada kolom “i also accept the Data Processing Terms.......”
Klik tulisan “Yes” pada bagian sisi pojok kanan atas
Dari situ akan muncul kode yang harus sahabat copas di template blog
Sebelum 2 kode tersebut ditaruh di template blog, sebaiknya diparsing terlebih dahulu. Apa itu parsing nanti saya coba jabarkan di bawah artikel ini.
Kode pertama di taruh di bawah <head> tapi diparsing terlebih dahulu. Sahabat bisa parsing melalui link parse ini
Setelah kode parsing telah didapat. Buka template blog sahabat di dashboard blogger cari java script <head>, dan paste kan kode Google Tag Manager yang telah diparsing dibagian bawah script tersebut
Selanjutnya, kode kedua juga diparsing terlebih dahulu, barulah kemudian di copy paste ke template blog sahabat, dan taruh di bawah script <body>, </body>, atau <data.post.body>. Cara cari kode scriptnya dengan menekan tombol CTRL+F pada keybard
Jangan lupa untuk save template lagi yang telah ditambahkan kode parsing Google Tag Manager tersebut hingga muncul tulisan Update Succesful
 


Selanjutnya, Tambahkan Tag Baru pada Google Tag Manager
  
Setelah berhasil, kamu buka kembali laman Google Tag Manager di https://tagmanager.google.com/
Pilih “Tags” pada tools yang ada di sebelah kiri layar
Klik “New” pada sisi kanan yang background nya biru untuk menambahkan Tag baru
Akan muncul pop up yang harus sahabat isi pada kolom Tag Configuration dan Triggering
Klik icon pena pada Tag Configuration, lalu untuk Choose tag type sahabat pilih “Google Analytics: GA4 Configuration”
Kemudian sahabat masukkan Measurement ID/ID Pengukuran yang pada “Aliran Data/Data Streams” yang ada pada admin Google Analytics 4
Cukup tekan tanda > pada Aliran Data, maka akan muncul informasi tersebut yang di awali dengan huruf kapital satuan, seperti G- .................
Copy ID pengukuran tersebut pada jendela Tag Configuration
Lanjut pilih bagian Triggering, lalu ‘Choose a trigger’ sahabat pilih yang “All Page” di bagian teratas
Ganti tulisan Untitle Tag di bagian atas, dengan tulisan “Config GA4”
Lalu pilih “Save”
Jika berhasil, maka pada ‘Overview’ yang ada pada laman depan Google Tag Manager, maka akan terlihat workspace yang baru saja ditambahkan.

Koneksikan pada Google Tag Assistant

Pertama, Tekan “Preview” pada halaman Google Tag Manager

Setelah itu, sahabat akan dialihkan ke Google Tag Assistant untuk mengkoneksikan apakah bisa terhubung dengan blog yang dimaksud atau belum

Tuliskan nama blog untuk akun Google Tag Manager yang telah sahabat buat, lalu tekan Connect. Akan muncul pop up baru dengan tulisan “Connecting this window to (nama blog sahabat)

Jendela baru akan kembali terbuka yang langsung dialihkan ke halaman depan blog, dan tunggu beberapa detik

Jika berhasil akan ada tulisan “Tag Assistant Connected” dan tekan “Continue”

Hal ini juga ditandai dengan keterangan “Tags Fired” pada summary Google Tag Manager

Tidak perlu khawatir jika ada keterangan “Debug window closed”, berarti halaman depan blog kamu saat dikoneksikan dengan Google Tag Asisstant telah ditutup. Jika ingin terdeteksi, kamu perlu tekan “Reopen”



Langkah Terakhir: Cek Keberhasilan Pemasangan Google Analytics 4

Jika langkah-langkah di atas sudah kamu praktekkan, untuk mengetahui apakah sudah berhasil pemasangan atau instalasi Google Analytics 4, sudah tersambung dengan Google Tag Manager atau belum, bisa kamu ketahui dari beberapa hal berikut ini. Pastikan untuk tidak menutup jendela apapun dari browser yang kamu gunakan dan berkaitan dengan Google Analytics selama proses instalasi ya.

Kembali pada laman utama Google Analytics 4, akan muncul informasi “Pengumpulan data Anda Aktif”
Klik “Admin” pada tools bagian kiri bawah sendiri, lalu pilih “Aliran Data/Data Streams”
Tekan aliran data dari website atau blog kamu hingga muncul pop up “Detail aliran data web”
Geser ke bawah hingga ketemu Tag Google
Pilih Konfigurasi Setelan Tag, tunggu sebentar hingga muncul keterangan Tag Google Anda terdapat tanda centang hijau. Bahwasanya Data Streams telah terkoneksi dengan Google Analytics 4
Selanjutnya kembali ke bagian “Admin” Google Analytics 4 dan cari “Debug View” di bagian bawah dari Data Streams.
Jika tampilannya “Menunggu Peristiwa Debug”
Kamu bisa buka laman “Google Tag Manager” pilih Preview di pojok sebelah kanan atas seperti di langkah 5
Setelah itu coba refresh dengan tekan F5 pada keyboard pada laman Debug View
Jika muncul keterangan ‘session start’ dan ‘page view’ berarti kamu sudah berhasil


Ya... cukup panjang banget kan perjalanan instalasinya. Jika tidak cukup memahami langkah-langkahnya, sahabat bisa memanfaatkan blog lain, atau blog dummies sahabat. Blogspot gratisan tidak masalah. Karena jika sudah paham alurnya, langkah sepanjang itu akan terlihat lebih mudah.

Semoga dengan langkah-langkah proses instalasi ini bermanfaat. Ngomong-ngomong sahabat sudah instal atau belum nih? Boleh bagikan apapun mengenai artikel ini di kolom yang telah disediakan ya, sahabat. Jangan lupa tinggalkan jejak kamu. 

Sampai jumpa pada artikel berikutnya.















Maya Fasindah
Blog seorang guru dan alhamdulillah seorang penulis yang masih terus belajar dan belajar.

Related Posts

Posting Komentar