..

Iklan

Latihan soal/ Prediksi soal TKA Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Semua Jurusan Tingkat SMA/SMK/MA



1. Lautan mengalami ancaman pemanasan dan menjadi semakin asam karena kita terus memompa lebih banyak CO2​ ke atmosfer. Selain itu, lautan juga menghadapi ancaman lain dari manusia, yakni penggunaan plastik. Kehidupan modern saat ini didominasi oleh kemasan makanan berbahan plastik yang diolah dengan teknologi tinggi dan digunakan setiap hari oleh masyarakat. Dalam sebuah laporan telah disebutkan bahwa pada tahun 2050 sampah plastik di laut akan lebih banyak daripada jumlah ikan apabila kecenderungan ini terus berlanjut. Hal tersebut merupakan sebuah ancaman besar.

Dibutuhkan tindakan skala besar untuk berpindah dari kecenderungan tersebut mengingat banyak pihak yang terlibat dalam bidang pekerjaan ini. Masyarakat sektor swasta dan masyarakat sipil perlu mobilisasi untuk menangkap peluang ekonomi lain di luar dari pengelolaan plastik.

Solusi tersebut tidak mudah. Fakta bahwa harga minyak yang rendah mengakibatkan biaya yang dibutuhkan untuk daur ulang plastik jauh lebih mahal daripada memproduksi yang baru. Kondisi lain yang menunjukkan ekonomi di negara berkembang tumbuh lebih besar menjadikan penggunaan plastik juga meningkat. Solusi yang dibutuhkan adalah cara kita menggunakan plastik. Misalnya dengan mengurangi penggunaan plastik dalam kemasan atau menggunakannya kembali sebanyak yang kita bisa.

Produsen plastik juga dapat membantu dalam pengelolaan plastik, seperti memproduksi barang-barang plastik yang dapat digunakan kembali atau beralih ke plastik yang dapat dijadikan kompos. Solusi apa pun akan membawa perubahan besar dalam cara menggunakan produk yang terbuat dari plastik.

Makna istilah kompos pada paragraf terakhir teks tersebut adalah ....

A. Bahan baku plastik yang mudah didaur ulang oleh mesin pabrik.

B. Bahan campuran organik yang digunakan untuk memperbaiki kondisi tanah.

C. Sampah plastik yang dicampur dengan minyak mentah untuk dibakar.

D. Zat kimia yang berfungsi mempercepat penguraian sampah di laut.

E. Proses pengolahan kembali barang-barang plastik yang sudah dipakai.

2. Lautan mengalami ancaman pemanasan dan menjadi semakin asam karena kita terus memompa lebih banyak CO2​ ke atmosfer. Selain itu, lautan juga menghadapi ancaman lain dari manusia, yakni penggunaan plastik. Kehidupan modern saat ini didominasi oleh kemasan makanan berbahan plastik yang diolah dengan teknologi tinggi dan digunakan setiap hari oleh masyarakat. Dalam sebuah laporan telah disebutkan bahwa pada tahun 2050 sampah plastik di laut akan lebih banyak daripada jumlah ikan apabila kecenderungan ini terus berlanjut. Hal tersebut merupakan sebuah ancaman besar.

Dibutuhkan tindakan skala besar untuk berpindah dari kecenderungan tersebut mengingat banyak pihak yang terlibat dalam bidang pekerjaan ini. Masyarakat sektor swasta dan masyarakat sipil perlu mobilisasi untuk menangkap peluang ekonomi lain di luar dari pengelolaan plastik.

Solusi tersebut tidak mudah. Fakta bahwa harga minyak yang rendah mengakibatkan biaya yang dibutuhkan untuk daur ulang plastik jauh lebih mahal daripada memproduksi yang baru. Kondisi lain yang menunjukkan ekonomi di negara berkembang tumbuh lebih besar menjadikan penggunaan plastik juga meningkat. Solusi yang dibutuhkan adalah cara kita menggunakan plastik. Misalnya dengan mengurangi penggunaan plastik dalam kemasan atau menggunakannya kembali sebanyak yang kita bisa.

Produsen plastik juga dapat membantu dalam pengelolaan plastik, seperti memproduksi barang-barang plastik yang dapat digunakan kembali atau beralih ke plastik yang dapat dijadikan kompos. Solusi apa pun akan membawa perubahan besar dalam cara menggunakan produk yang terbuat dari plastik.

Makna istilah kecenderungan pada paragraf pertama teks tersebut adalah ....

A. Kebiasaan yang sudah terbentuk secara turun-temurun dan tidak dapat diubah.

B. Kenyataan yang menunjukkan keadaan buruk atau memburuk.

C. Keadaan yang mempunyai arah, haluan, atau minat untuk berkembang ke satu sisi.

D. Hasil dari sebuah proses yang terus-menerus terjadi tanpa adanya intervensi.

E. Perhitungan matematis terhadap kemungkinan suatu peristiwa akan berulang.

3. (1) Teknologi hijau (green technology) kini menjadi fokus utama berbagai negara dalam upaya mitigasi perubahan iklim. (2) Konsep ini tidak hanya mencakup energi terbarukan seperti surya dan angin, tetapi juga inovasi dalam efisiensi energi dan pengurangan limbah. (3) Salah satu tantangan terbesar adalah biaya awal yang tinggi untuk menerapkan teknologi hijau dibandingkan dengan energi berbasis bahan bakar fosil yang sudah mapan. (4) Selain itu, adopsi oleh masyarakat sering terhambat oleh kurangnya informasi dan infrastruktur yang belum memadai, terutama di daerah pedesaan. (5) Namun, para ahli berpendapat bahwa biaya ini akan tertutupi oleh penghematan jangka panjang dari konsumsi energi yang lebih rendah dan dampak positif terhadap kesehatan publik. (6) Oleh karena itu, percepatan regulasi dan subsidi pemerintah sangat krusial agar teknologi hijau dapat benar-benar menjadi solusi universal.

Apa saja yang menjadi faktor-faktor penghambat utama dalam adopsi Teknologi Hijau berdasarkan teks di atas?

Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.

A. Teknologi hijau hanya mencakup energi surya dan angin, sehingga pilihannya terbatas.

B. Biaya awal yang dibutuhkan untuk implementasi teknologi hijau tergolong tinggi.

C. Infrastruktur pendukung teknologi hijau masih kurang memadai di banyak wilayah.

D. Rendahnya kesadaran pemerintah untuk mengeluarkan regulasi dan subsidi yang krusial.

E. Energi berbasis bahan bakar fosil masih menjadi sistem energi yang paling mapan.

4. (1) Teknologi hijau (green technology) kini menjadi fokus utama berbagai negara dalam upaya mitigasi perubahan iklim. (2) Konsep ini tidak hanya mencakup energi terbarukan seperti surya dan angin, tetapi juga inovasi dalam efisiensi energi dan pengurangan limbah. (3) Salah satu tantangan terbesar adalah biaya awal yang tinggi untuk menerapkan teknologi hijau dibandingkan dengan energi berbasis bahan bakar fosil yang sudah mapan. (4) Selain itu, adopsi oleh masyarakat sering terhambat oleh kurangnya informasi dan infrastruktur yang belum memadai, terutama di daerah pedesaan. (5) Namun, para ahli berpendapat bahwa biaya ini akan tertutupi oleh penghematan jangka panjang dari konsumsi energi yang lebih rendah dan dampak positif terhadap kesehatan publik. (6) Oleh karena itu, percepatan regulasi dan subsidi pemerintah sangat krusial agar teknologi hijau dapat benar-benar menjadi solusi universal.

Menurut pandangan para ahli dalam teks, apa saja potensi manfaat atau keunggulan teknologi hijau dalam jangka panjang?

Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.

A. Mampu menutupi biaya awal yang tinggi melalui penghematan yang signifikan.

B. Menjadi fokus utama mitigasi perubahan iklim di berbagai negara.

C. Dapat menggantikan semua energi berbasis bahan bakar fosil secara langsung.

D. Memberikan dampak yang positif dan menguntungkan bagi kesehatan publik.

E. Dapat meningkatkan efisiensi energi secara menyeluruh dan mengurangi limbah.

5. (1) Teknologi hijau (green technology) kini menjadi fokus utama berbagai negara dalam upaya mitigasi perubahan iklim. (2) Konsep ini tidak hanya mencakup energi terbarukan seperti surya dan angin, tetapi juga inovasi dalam efisiensi energi dan pengurangan limbah. (3) Salah satu tantangan terbesar adalah biaya awal yang tinggi untuk menerapkan teknologi hijau dibandingkan dengan energi berbasis bahan bakar fosil yang sudah mapan. (4) Selain itu, adopsi oleh masyarakat sering terhambat oleh kurangnya informasi dan infrastruktur yang belum memadai, terutama di daerah pedesaan. (5) Namun, para ahli berpendapat bahwa biaya ini akan tertutupi oleh penghematan jangka panjang dari konsumsi energi yang lebih rendah dan dampak positif terhadap kesehatan publik. (6) Oleh karena itu, percepatan regulasi dan subsidi pemerintah sangat krusial agar teknologi hijau dapat benar-benar menjadi solusi universal.

Berdasarkan keseluruhan teks, simpulan logis apa saja yang dapat ditarik mengenai peran pemerintah dan masa depan teknologi hijau?

Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.

A. Teknologi hijau hanya dapat diterapkan di wilayah perkotaan karena masalah infrastruktur dan informasi di daerah pedesaan.

B. Solusi teknologi hijau akan gagal menjadi solusi universal jika masyarakat tidak memiliki informasi yang cukup mengenai konsep ini.

C. Peran pemerintah melalui regulasi dan subsidi menjadi penentu utama keberhasilan adopsi teknologi hijau secara nasional.

D. Biaya awal yang tinggi tidak perlu dikhawatirkan karena penghematan energi di masa depan pasti akan menutupinya.

E. Teknologi hijau berpotensi menyelesaikan masalah perubahan iklim, asalkan hambatan sosial dan ekonomi dapat diatasi.

6. Angin malam itu menusuk hingga ke tulang, namun tak sebanding dengan rasa dingin di hati. Sudah sepekan Bima hanya bisa melihat papan pengumuman itu dari kejauhan, di balik deretan pohon palem di halaman sekolah. Namanya tertera jelas sebagai calon ketua OSIS dengan perolehan suara tertinggi, tetapi ia tak kunjung berani masuk.

Ayahnya, seorang nelayan yang keras, melarangnya keras-keras untuk terlibat dalam kegiatan "tidak berguna" selain mencari nafkah. "Sekolah ya sekolah, jangan buang waktu dengan urusan organisasi!" hardik Ayah tempo hari. Padahal, bagi Bima, memimpin OSIS adalah satu-satunya cara ia bisa membuktikan dirinya mampu melakukan hal besar, melampaui ombak dan hasil tangkapan.

Rasa malu dan takut bercampur aduk. Ia tahu, jika ia menolak posisi itu, ia akan mengecewakan banyak teman dan para guru yang telah mendukungnya. Namun, melawan Ayah sama saja dengan mengundang badai besar dalam rumah tangganya. Malam itu, ia duduk termenung di dermaga, memandang lampu kapal yang bergoyang, mencari celah di antara dua tanggung jawab yang sama-sama beratnya.

Apa permasalahan utama yang dihadapi tokoh Bima dalam kutipan tersebut?

Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut!

#

Pernyataan

Benar

Salah

A

Keterpaksaan Bima memilih antara menuruti larangan keras Ayahnya yang tidak menyukai kegiatan organisasi dengan memenuhi harapan teman-teman dan guru-gurunya untuk menjadi Ketua OSIS.

 

 

B

Kegagalan Bima untuk mendapatkan restu dari Ayahnya agar ia bisa melanjutkan sekolahnya karena Ayahnya menginginkan Bima segera ikut mencari nafkah sebagai nelayan.

 

 

C

Rasa malu dan takut Bima kepada teman-temannya karena meskipun ia memenangkan pemilihan Ketua OSIS, ia tidak berani masuk sekolah untuk menerima jabatannya.

 

 


7. Ibu selalu mengatakan, "Kita bisa saja jatuh, Nak, tapi kita tidak boleh diam di lumpur." Prinsip itulah yang membuat Kinar, setelah kegagalan pertamanya membuka kedai kopi, tidak menyerah. Semua modal ludes, ia harus menanggung utang, dan cemoohan dari tetangga menjadi makanan sehari-hari.

Kinar memilih untuk bekerja serabutan di pasar, mengumpulkan uang sedikit demi sedikit. Di sela-sela waktu istirahatnya, ia membaca buku manajemen bisnis dan mengikuti kursus daring gratis tentang branding. Dua tahun kemudian, ia kembali dengan konsep kedai kopi yang sama sekali berbeda: menggunakan bahan baku lokal yang dipanen sendiri dari kebunnya.

Kedai itu bukan hanya sukses, tetapi juga menjadi contoh model bisnis berkelanjutan yang sering dikunjungi oleh akademisi. Keberhasilan Kinar bukan terletak pada modal besar, melainkan pada keuletan dan kemampuannya mengubah kegagalan menjadi pelajaran berharga.

Nilai-nilai positif apa saja yang dapat disimpulkan dari tindakan tokoh Kinar dalam menghadapi kegagalan? Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut!

#

Pernyataan

Benar

Salah

A

Nilai keuletan dan pantang menyerah, di mana Kinar mampu bangkit dari kebangkrutan untuk memulai usaha baru.

 

 

B

Nilai kesabaran dan kepasrahan, di mana Kinar menerima nasib buruk dan bergantung pada bantuan keluarga untuk mengumpulkan modal baru.

 

 

C

Nilai pembelajar, di mana Kinar memanfaatkan waktu luangnya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan agar dapat memperbaiki kesalahannya.

 

 


8. Teks 1:

Rhodamin B adalah zat pewarna yang tersedia di pasar untuk industri tekstil. Zat ini sering disalahgunakan sebagai zat pewarna makanan dan kosmetik di berbagai negara. Jenis makanan yang mengandung Rhodamin B di antaranya kerupuk, terasi, dan makanan ringan. Zat ini juga banyak ditemukan pada kembang gula, sirup, manisan, dawet, bubur, ikan asap, dan cendol. Tampilan makanan yang menggunakan zat ini cenderung menarik dan terkesan menawarkan cita rasa tinggi sehingga ketika harga jualnya tidak semahal tampilannya, banyak yang tertarik untuk membeli dan mengonsumsinya. Zat ini paling berbahaya bila dikonsumsi karena menyebabkan gangguan pada fungsi hati, bahkan kanker hati. Apabila mengonsumsi makanan yang mengandung Rhodamin B, dalam tubuh akan terjadi penumpukan lemak sehingga lama-kelamaan jumlahnya akan terus bertambah. Dampaknya baru akan kelihatan setelah puluhan tahun kemudian. Jika sudah masuk dalam tubuh, akan mengendap pada jaringan hati dan lemak, tidak dapat dikeluarkan, dan dalam jangka waktu lama bisa bersifat karsinogenik.

Teks 2:

Rhodamin B berbentuk serbuk kristal, berwarna hijau atau ungu kemerahan, tidak berbau, dan dalam larutan akan berwarna merah terang berpendar atau berfluoresensi. Rhodamin B merupakan zat warna golongan xanthenes dyes, dan digunakan pada industri tekstil dan kertas, sebagai pewarna kain, kosmetika, produk pembersih mulut, dan sabun. Rhodamin B memiliki berbagai nama lain, antara lain: Tetra ethyl rhodamin; Rheoninine B, D, & C; Red No. 19; Food Red 15; ADC Rhodamine B; Aizen Rhodamine; dan Brilliant Pink B. Rhodamin B mengandung senyawa klorin (Cl) yang merupakan senyawa halogen yang berbahaya dan reaktif. Jika tertelan, senyawa ini akan berusaha mencapai kestabilan dalam tubuh dengan cara mengikat senyawa lain dalam tubuh. Mengonsumsi bahan pangan yang mengandung Rhodamin B dalam jangka panjang dapat terakumulasi di dalam tubuh dan dapat menyebabkan gejala pembesaran hati dan ginjal, gangguan fungsi hati, kerusakan hati, gangguan fisiologis tubuh, bahkan dapat menyebabkan timbulnya kanker hati.

Pernyataan berikut yang menunjukkan perbedaan fokus utama penyajian informasi antara Teks 1 dan Teks 2 adalah ...

A. Teks 1 membahas jenis makanan yang mengandung Rhodamin B, sedangkan Teks 2 membahas nama-nama lain Rhodamin B.

B. Teks 1 menjelaskan kerugian ekonomi akibat penyalahgunaan Rhodamin B, sedangkan Teks 2 menjelaskan manfaatnya dalam industri kosmetik.

C. Teks 1 fokus pada penyalahgunaan zat pewarna pada makanan, sedangkan Teks 2 fokus pada dampak jangka panjangnya pada kesehatan.

D. Teks 1 menjelaskan efek setelah puluhan tahun, sedangkan Teks 2 menjelaskan efek akumulasi zat dalam waktu yang singkat.

E. Teks 1 lebih fokus pada dampak kesehatan dan jenis penyalahgunaan, sedangkan Teks 2 lebih fokus pada karakteristik fisik dan komposisi kimiawi zat.

9. Teks 1:

Rhodamin B adalah zat pewarna yang tersedia di pasar untuk industri tekstil. Zat ini sering disalahgunakan sebagai zat pewarna makanan dan kosmetik di berbagai negara. Jenis makanan yang mengandung Rhodamin B di antaranya kerupuk, terasi, dan makanan ringan. Zat ini juga banyak ditemukan pada kembang gula, sirup, manisan, dawet, bubur, ikan asap, dan cendol. Tampilan makanan yang menggunakan zat ini cenderung menarik dan terkesan menawarkan cita rasa tinggi sehingga ketika harga jualnya tidak semahal tampilannya, banyak yang tertarik untuk membeli dan mengonsumsinya. Zat ini paling berbahaya bila dikonsumsi karena menyebabkan gangguan pada fungsi hati, bahkan kanker hati. Apabila mengonsumsi makanan yang mengandung Rhodamin B, dalam tubuh akan terjadi penumpukan lemak sehingga lama-kelamaan jumlahnya akan terus bertambah. Dampaknya baru akan kelihatan setelah puluhan tahun kemudian. Jika sudah masuk dalam tubuh, akan mengendap pada jaringan hati dan lemak, tidak dapat dikeluarkan, dan dalam jangka waktu lama bisa bersifat karsinogenik.

Teks 2:

Rhodamin B berbentuk serbuk kristal, berwarna hijau atau ungu kemerahan, tidak berbau, dan dalam larutan akan berwarna merah terang berpendar atau berfluoresensi. Rhodamin B merupakan zat warna golongan xanthenes dyes, dan digunakan pada industri tekstil dan kertas, sebagai pewarna kain, kosmetika, produk pembersih mulut, dan sabun. Rhodamin B memiliki berbagai nama lain, antara lain: Tetra ethyl rhodamin; Rheoninine B, D, & C; Red No. 19; Food Red 15; ADC Rhodamine B; Aizen Rhodamine; dan Brilliant Pink B. Rhodamin B mengandung senyawa klorin (Cl) yang merupakan senyawa halogen yang berbahaya dan reaktif. Jika tertelan, senyawa ini akan berusaha mencapai kestabilan dalam tubuh dengan cara mengikat senyawa lain dalam tubuh. Mengonsumsi bahan pangan yang mengandung Rhodamin B dalam jangka panjang dapat terakumulasi di dalam tubuh dan dapat menyebabkan gejala pembesaran hati dan ginjal, gangguan fungsi hati, kerusakan hati, gangguan fisiologis tubuh, bahkan dapat menyebabkan timbulnya kanker hati.

Berdasarkan keseluruhan informasi pada Teks 1 dan Teks 2, bahaya Rhodamin B sering kali tidak disadari oleh konsumen pada saat pertama kali mengonsumsi, karena…

A. Zat tersebut memiliki banyak nama lain sehingga sulit dikenali oleh pembeli.

B. Dampak kerusakan pada organ tubuh baru akan terlihat setelah akumulasi dalam jangka waktu yang sangat lama.

C. Konsumen merasa yakin bahwa makanan yang dijual dengan harga murah tetap memiliki cita rasa yang tinggi.

D. Rhodamin B memiliki sifat tidak berbau dan mudah larut, sehingga tidak terdeteksi oleh indra penciuman maupun perasa.

E. Zat tersebut hanya digunakan sebagai pewarna pada makanan ringan, yang dianggap tidak terlalu berbahaya bagi kesehatan.
 
10. Ancaman Sampah Laut di Indonesia dan Solusi Daur Ulang

Indonesia, sebagai negara kepulauan, menghadapi tantangan besar terkait sampah laut. Sampah plastik adalah penyumbang terbesar, mengancam ekosistem pesisir dan biota laut. Diperkirakan jutaan ton sampah plastik masuk ke perairan Indonesia setiap tahunnya. Sampah-sampah ini tidak hanya merusak terumbu karang dan mengancam kesehatan ikan yang pada akhirnya dikonsumsi manusia, tetapi juga merusak estetika pantai yang vital bagi industri pariwisata.

Pemerintah dan berbagai lembaga swadaya masyarakat (LSM) telah melakukan berbagai upaya, termasuk program pembersihan pantai dan edukasi publik. Namun, solusi yang paling fundamental adalah peningkatan sistem daur ulang yang efektif. Saat ini, teknologi daur ulang di Indonesia masih menghadapi kendala, terutama karena rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dari sumbernya. Selain itu, sebagian besar sampah yang sampai ke laut adalah jenis plastik berharga rendah (seperti saset dan kantong tipis) yang secara ekonomi kurang menarik untuk didaur ulang.

Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan investasi besar dalam infrastruktur pemilahan dan pengolahan sampah. Pihak swasta dan pemerintah harus bekerja sama menciptakan insentif ekonomi agar sampah plastik, termasuk jenis berharga rendah, dapat dikumpulkan dan diproses dengan maksimal.

Alif: “Teks ini sudah bagus karena mampu menjelaskan hubungan antara sampah laut, pariwisata, dan ekosistem secara jelas.”

Bima: “Betul, bahasanya juga cukup ringkas dan langsung pada inti masalah, yaitu sampah plastik.”

Citra: “Aku setuju dengan poin kalian, tetapi rasanya teks ini akan lebih meyakinkan jika menyertakan angka pasti mengenai jutaan ton sampah plastik yang masuk ke laut per tahun atau persentase kerugian pariwisata akibat sampah.”

Berdasarkan percakapan tersebut, mengapa pendapat Citra sangat baik dalam menilai kecukupan dan keakuratan informasi yang disajikan? Tentukan Setuju atau Tidak Setuju untuk setiap alasan berikut!

#

Alasan

Setuju

Tidak setuju

A

Citra menyoroti bahwa masalah terbesar sampah plastik adalah kerugian estetika pantai yang tidak disebutkan secara eksplisit.

 

 

B

Citra mempertanyakan kecukupan dan dasar bukti (data kuantitatif) yang digunakan untuk mendukung klaim besar dalam teks.

 

 

C

Citra memiliki inisiatif untuk menambahkan informasi rinci yang sebenarnya dapat dicari sendiri oleh pembaca.

 

 


11. Dampak Ekonomi Digital terhadap Pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah (UKM)

Ekonomi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek bisnis, terutama bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Dengan adanya teknologi digital, UKM kini memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas. Transformasi ini didorong oleh beberapa faktor utama, seperti perkembangan e-commerce, sistem pembayaran digital, pemasaran berbasis data, serta pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Salah satu perubahan signifikan dalam ekonomi digital adalah kemudahan akses ke platform e-commerce. UKM yang sebelumnya hanya mengandalkan toko fisik kini dapat menjual produknya melalui berbagai marketplace daring. Hal ini memungkinkan mereka menjangkau konsumen di luar wilayah lokal, bahkan hingga ke pasar internasional. Dengan biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan toko fisik, UKM dapat mengalokasikan dana untuk inovasi dan peningkatan kualitas produk. Selain itu, sistem pengiriman yang semakin efisien memungkinkan UKM memenuhi pesanan dengan lebih cepat dan tepat waktu.

Selain akses pasar yang lebih luas, sistem pembayaran digital juga telah meningkatkan efisiensi transaksi keuangan. Penggunaan dompet digital dan pembayaran nontunai tidak hanya mempermudah konsumen dalam berbelanja, tetapi juga membantu UKM dalam mencatat keuangan secara lebih akurat. Keuntungan lain dari ekonomi digital adalah strategi pemasaran berbasis data. Melalui analisis data pelanggan, UKM dapat memahami tren pasar dan perilaku konsumen dengan lebih baik.

Misalnya, penggunaan iklan digital yang ditargetkan memungkinkan UKM menjangkau segmen pasar yang lebih spesifik sehingga efektivitas promosi meningkat. Meskipun menawarkan banyak manfaat, transformasi digital juga menghadirkan tantangan. UKM harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan meningkatkan literasi digital agar tetap kompetitif.

Selain itu, keamanan data menjadi aspek penting yang harus diperhatikan dalam menjalankan bisnis secara digital untuk menghindari risiko peretasan dan penyalahgunaan informasi pelanggan. Dengan segala peluang dan tantangannya, ekonomi digital telah menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan UKM. Jika dikelola dengan baik, digitalisasi dapat menjadi pendorong utama bagi keberlanjutan dan daya saing usaha kecil di era modern ini. (Sumber: Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia)

Rudi: “Informasi di teks ini sangat kredibel karena semua isinya positif dan didukung oleh data e-commerce global.”

Sinta: “Benar, dan kredibilitasnya semakin kuat karena sumbernya berasal dari Kementerian Koperasi dan UKM RI.”

Tomi: “Aku setuju bahwa sumber kementerian membuatnya kuat, tetapi ada baiknya kita juga mencari sumber lain seperti Bank Dunia atau laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).”

Berdasarkan percakapan tersebut, mengapa tindakan Tomi untuk mencari sumber tambahan adalah sikap yang baik dalam menilai kredibilitas informasi? Tentukan Setuju atau Tidak Setuju untuk setiap alasan berikut!


#

Alasan

Setuju

Tidak setuju

A

Mencari sumber pembanding dapat memastikan bahwa data yang disajikan tidak bias atau hanya mencerminkan sudut pandang satu pihak (pemerintah).

 

 

B

Bank Dunia dan OJK memiliki data yang lebih akurat daripada Kementerian Koperasi dan UKM RI, terutama terkait pertumbuhan UKM.

 

 

C

Keakuratan informasi harus dinilai berdasarkan kesesuaian data dari berbagai lembaga independen yang kredibel, tidak hanya dari sumber tunggal.

 

 


12. Sejak kecil, Nisa sudah menunjukkan bakat yang menonjol di bidang seni rupa. Guru-

guru di sekolah sering memuji karya-karyanya yang selalu mendapat nilai sempurna. Namun, Ayahnya, seorang insinyur yang kaku, bersikeras bahwa Nisa harus mengikuti jejaknya di bidang teknik. Suatu hari, saat Nisa diam-diam memenangkan sebuah kompetisi melukis nasional, ia memutuskan untuk berterus terang kepada Ayah. Ayah hanya terdiam lama, lalu menggeleng, "Jadilah anak yang rasional, Nak. Seni tidak menjamin masa depan." Malam itu, Nisa merasa dunianya runtuh. Ia sadar, mencapai titik temu dengan Ayahnya adalah tantangan terbesarnya, bahkan lebih sulit daripada memenangkan puluhan lomba melukis. Tekad Nisa bulat. Ia tidak akan menyerah pada mimpinya. Ia harus membuktikan bahwa kesuksesan tidak hanya diukur dari angka-angka dan logika belaka, tetapi juga dari keberanian mengikuti panggilan jiwa.

Penggunaan kata serapan rasional pada kalimat “Jadilah anak yang rasional, Nak. Seni tidak menjamin masa depan.” dapat memperjelas sikap Ayah tokoh Nisa, yaitu ...

A. Sikap yang menunjukkan kasih sayang seorang Ayah yang khawatir anaknya menderita.

B. Sikap yang hanya mau menerima ide-ide baru yang memiliki nilai seni tinggi.

C. Sikap yang lebih mengutamakan perasaan dan kepatuhan daripada logika.

D. Sikap yang didasarkan pada perhitungan yang menguntungkan dan bersifat materi.

E. Sikap yang mengutamakan pemikiran logis, pertimbangan akal sehat, dan bukan emosi.

13. Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, kami harus berpisah. Bertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan saya yakin rasa yang diidapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca- kaca.

Saat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas isya untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. ”Tidak ganti baju?” tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk berangkat. Itu hari Jumat. Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasanya sangat tidak elok.

Saya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coklatnya untuk dipakai menyabet punggung saya. Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya melihat saya mulai menangis dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan. Sadar saya membutuhkan pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang. Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya. (Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki dengan penyesuaian)

“Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau.”

Penggunaan kata serapan boyongan dapat memperjelas peristiwa yang dialami tokoh saya, yaitu

A. Peristiwa pindahan yang sering dialami pegawai suatu instansi untuk kepentingan promosi jabatan.

B. Peristiwa pindah rumah dari kampung halaman ke tempat yang jauh untuk jangka waktu lama.

C. Pindah rumah bersama seluruh anggota keluarga dengan membawa semua barang rumah tangga.

D. Pindah rumah untuk mengikuti tugas kedinasan orang tua di tempat baru yang letaknya sangat jauh.

E. Kegiatan pindah rumah untuk sementara waktu dan akan berpindah lagi ke rumah dinas yang lain.

14. Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, kami harus berpisah. Bertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan saya yakin rasa yang diidapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca- kaca.

Saat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas isya untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. ”Tidak ganti baju?” tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk berangkat. Itu hari Jumat. Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasanya sangat tidak elok.

Saya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coklatnya untuk dipakai menyabet punggung saya. Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya melihat saya mulai menangis dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan. Sadar saya membutuhkan pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang. Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya. (Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki dengan penyesuaian).

Berdasarkan kutipan cerpen "Seragam" di atas, prediksi apa yang mungkin akan terjadi pada seragam cokelat Pramuka sahabat tokoh "saya" jika tokoh "saya" tidak mengalami insiden terbakar?

Tentukan Tepat atau Tidak Tepat untuk setiap pernyataan berikut!

#

Pernyataan

Tepat

Tidak tepat

A

Seragam tersebut akan tetap dipakai sahabat tokoh "saya" untuk bersekolah keesokan harinya.

 

 

B

Seragam tersebut akan mengalami kerusakan parah akibat api.

 

 

C

Seragam tersebut tidak akan menjadi selimut bagi tokoh "saya" yang menggigil kedinginan.

 

 




15. (1) Perubahan iklim yang semakin nyata dan ancaman terhadap kelestarian bumi menuntut kita untuk mencari solusi efektif dalam menjaga keseimbangan alam. (2) Salah satu solusi yang paling menjanjikan adalah penggunaan teknologi hijau. (3) Teknologi hijau juga dikenal sebagai teknologi ramah lingkungan. (4) Teknologi ini merupakan inovasi yang dirancang untuk mengatasi berbagai tantangan lingkungan global, terutama terkait dengan perubahan iklim.

(1) Perubahan iklim, yang dipicu oleh peningkatan emisi gas rumah kaca akibat aktivitas manusia, menyebabkan cuaca ekstrem, suhu global yang meningkat, dan naiknya permukaan air laut. (2) Hal tersebut juga memicu deforestasi, polusi, dan mengancam keberagaman hayati di seluruh dunia. (3) Oleh karena itu, kita harus mengambil langkah tegas agar dampak perubahan iklim ini tidak semakin parah. (4) Teknologi hijau seperti energi terbarukan (tenaga surya, angin) dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil yang menjadi penyebab utama emisi gas rumah kaca planet ini.

Kalimat yang memiliki penggunaan kata serapan yang tepat sesuai konteks dan kaidah bahasa Indonesia adalah…

#

Kalimat

Tepat

Tidak tepat

A

Kata "global" pada kalimat (4) paragraf pertama.

 

 

B

Kata "ekstrem" pada kalimat (1) paragraf kedua.

 

 

C

Kata "terbarukan" pada kalimat (4) paragraf kedua.

 

 


16. (1) Perubahan iklim yang semakin nyata dan ancaman terhadap kelestarian bumi menuntut kita untuk mencari solusi efektif dalam menjaga keseimbangan alam. (2) Salah satu solusi yang paling menjanjikan adalah penggunaan teknologi hijau. (3) Teknologi hijau juga dikenal sebagai teknologi ramah lingkungan. (4) Teknologi ini merupakan inovasi yang dirancang untuk mengatasi berbagai tantangan lingkungan global, terutama terkait dengan perubahan iklim.

(1) Perubahan iklim, yang dipicu oleh peningkatan emisi gas rumah kaca akibat aktivitas manusia, menyebabkan cuaca ekstrem, suhu global yang meningkat, dan naiknya permukaan air laut. (2) Hal tersebut juga memicu deforestasi, polusi, dan mengancam keberagaman hayati di seluruh dunia. (3) Oleh karena itu, kita harus mengambil langkah tegas agar dampak perubahan iklim ini tidak semakin parah. (4) Teknologi hijau seperti energi terbarukan (tenaga surya, angin) dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil yang menjadi penyebab utama emisi gas rumah kaca planet ini.

(1) Teknologi hijau juga sangat penting dalam upaya adaptasi terhadap dampak perubahan iklim yang sudah tidak bisa dihindari. (2) Sistem pertanian presisi, infrastruktur tahan bencana alam, serta teknologi untuk menginvestigasi banjir dan kekeringan adalah contoh bagaimana teknologi hijau bisa membantu masyarakat beradaptasi dengan kondisi yang berubah.

Hubungan makna antara kalimat (1) dan (2) pada paragraf ketiga adalah ….

A. Penyimpulan yang diikuti dengan penegasan ulang mengenai fungsi teknologi hijau.

B. Perumuman yang segera diperjelas dan diperinci dengan contoh-contoh spesifik.

C. Sebab-akibat yang menjelaskan pentingnya adaptasi terhadap perubahan iklim.

D. Perbandingan antara teknologi adaptasi dan teknologi mitigasi perubahan iklim.

E. Pengandaian bahwa teknologi hijau dapat mencegah bencana alam yang tidak terhindarkan.

17. Kalimat berikut yang seluruhnya menggunakan kata baku adalah...

A. Kita harus segera mengevaluasi sistim pembelajaran yang ada.

B. Apotek itu menjual obat-obatan dan vitamin dengan harga terjangkau.

C. Rektorat telah mengumumkan jadwal ujiann bagi seluruh mahasiwa.

D. Tehnik pengelolaan limbah padat harus diperbaiki secara kontinyu.

E. Ijin usaha ini dapat diproses asalkan memenuhi semua persyaratan.

18. Penggunaan tanda koma (,) yang tepat terdapat dalam kalimat...

A. Saya membeli buku, pulpen, dan pensil.

B. Menurut data Badan Pusat Statistik, angka kemiskinan menurun.

C. Karena hari hujan, kami tidak jadi pergi.

D. Walaupun sudah diperingatkan, dia tetap melanggar aturan.

E. Semua jawaban A, B, C, dan D benar.

19. Kata yang mengalami perubahan makna meluas (generalisasi) adalah...

A. Saudara (dahulu: satu rahim)

B. Bunga (dahulu: kembang)

C. Wanita (dahulu: berkonotasi negatif)

D. Sarjana (dahulu: kaum terpelajar agama)

E. Bapak (dahulu: ayah kandung)

20. Cermati silogisme berikut! Premis 1: Semua pekerja yang rajin mendapat bonus. Premis 2: Andi adalah pekerja yang rajin. Kesimpulan yang sah dari premis tersebut adalah...

A. Andi mendapat bonus karena ia rajin.

B. Beberapa pekerja yang rajin adalah Andi.

C. Andi adalah pekerja yang mendapat bonus.

D. Semua yang mendapat bonus adalah pekerja rajin.

E. Andi mungkin mendapat bonus.

21. Hubungan makna kata pada pasangan kata "Komputer : Monitor" sama dengan hubungan kata pada pasangan...

A. Sepeda : Roda

B. Buku : Sampul

C. Pohon : Akar

D. Mobil : Mesin

E. Radio : Speaker

22. Kalimat berikut yang paling efektif adalah...

A. Bagi semua para mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam acara itu.

B. Meskipun sudah diperingatkan berulang kali, tetapi ia masih saja datang terlambat.

C. Upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan menjadi prioritas utama.

D. Tujuan daripada penelitian ini adalah mengukur tingkat kepuasan pelanggan.

E. Karena sering mengalami kekalahan, mereka tidak semangat berlatih.

23. Kalimat yang tidak padu dalam paragraf berikut adalah... (1) Perkembangan media sosial telah mengubah cara manusia berkomunikasi dan berinteraksi. (2) Platform digital kini menjadi sarana utama untuk berbagi informasi dan ekspresi diri. (3) Penggunaan media sosial yang berlebihan dapat memicu gangguan mental dan kecemasan. (4) Fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran budaya yang signifikan. (5) Salah satu media sosial yang paling populer adalah TikTok dan Instagram.

A. (1)

B. (3)

C. (4)

D. (5)

E. Tidak ada kalimat yang tidak padu.

24. Kalimat utama yang paling tepat untuk menutup paragraf induktif (kesimpulan) adalah...

A. Jadi, literasi digital menjadi kunci penting dalam menghadapi era disrupsi ini.

B. Literasi digital harus diterapkan di semua jenjang pendidikan mulai dari SD hingga perguruan tinggi.

C. Oleh karena itu, penting sekali untuk mengatur regulasi mengenai penggunaan internet

D. Dengan demikian, perlu adanya kerja sama antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

E. Memang benar, perubahan teknologi telah membawa dampak yang besar bagi kehidupan.

25. Makna dari ungkapan kambing hitam dalam kalimat "Dalam kasus penipuan itu, ia hanya dijadikan kambing hitam oleh pimpinannya" adalah...

A. Orang yang disayangi.

B. Orang yang tidak bersalah.

C. Orang yang disalahkan atau dijadikan tumpuan kesalahan.

D. Orang yang berjiwa ksatria.

E. Orang yang terlibat dalam kejahatan.

26. Makna istilah disrupsi dalam konteks teknologi dan bisnis adalah...

A. Peningkatan berkelanjutan dalam sebuah sektor.

B. Perubahan besar dan tiba-tiba yang mengganggu atau mengubah cara kerja suatu sistem.

C. Penemuan baru yang bersifat revolusioner.

D. Kemajuan teknologi yang pesat dan stabil.

E. Perubahan kecil yang tidak signifikan dalam pasar.

27. Pilihlah kata berimbuhan yang paling tepat untuk melengkapi kalimat rumpang di bawah ini! "Pemerintah terus ... infrastruktur di daerah terpencil demi pemerataan ekonomi."

A. Membanguni

B. Membangun

C. Dibangunkan

D. Membangunkan

E. Pembangunan

28. Kata yang mengalami perubahan makna menyempit (spesialisasi) adalah...

A. Ibu (dahulu: wanita yang sudah menikah)

B. Perawat (dahulu: semua yang merawat)

C. Pelayan (dahulu: semua yang melayani)

D. Penyakit (dahulu: semua yang sakit)

E. Semua jawaban benar.

29. Penggunaan kata di sebagai prefiks (awalan) yang tepat terdapat pada kalimat...

A. Buku itu di atas meja.

B. Adik bermain di taman.

C. Tugas itu di kerjakan olehnya.

D. Surat itu sudah di kirim.

E. Mobil di jual murah.

30. Penulisan gelar dan nama yang paling tepat sesuai kaidah PUEBI adalah...

A. Prof. Dr. Haris Pradana, M.Hum.

B. Prof. Dr. Haris Pradana, M. Hum.

C. Prof. Dr. Haris Pradana, M.Hum

D. Prof Dr Haris Pradana, M.Hum.

E. Prof. Dr. Haris Pradana M.Hum.

Maya Fasindah
Blog seorang guru dan alhamdulillah seorang penulis yang masih terus belajar dan belajar.

Related Posts

Posting Komentar